logo blog

Macam-macam Thalaq

Dari penjelasan pada artikel tentang hukum-hukum yang berhubungan dengan wanita, dimana di dalam hukum thalaq disebutkan ada 3(tiga) macam thalaq, yaitu :
  1. Thalaq bid'i
  2. Thalaq sunni,
  3. Thala bukan bid'i dan bukan thalaq sunni
Thalaq bid'i, adalah menthalaq istri dalamkeadaan haid, adapun hukum thalaq bid'i adalah haram sebagai mana firman Allaw SWT, yang artinya : "Apabila kamu menceraikan istri-istri kamau maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat iddahnya".  (Q.S. Ath-Thalaq : 1)
Hal itu dikarenakan akan memperpanjang massa iddahnya, karena masa haidnya tidak dihitung masa iddah. Dan juga diharamkan menthalaq istri setelah menyetubuhinya karena mungkin saja setelah itu, istrinya akan hamil, dan kadang suami itu akan menyesal jika menthalaq istrinya yang sedang mengandung anaknya.
Macam-macam Thalaq

Thalaq Sunni, menthalaq istri sesuai dengan anjuran syar'i, yaitu menthalaq istri bukan dalam keadaan haid dan bukan dalam keadaan suci setelah disetubuhi.

Bukan Thalaq Bid'i dan bukan juga Thalaq Sunni, adalah thalaq yang tidak disebut bid'i dan sunni, yaitu thalaqnya wanita dibawah ini :
  • Thalaqnya Mukhtali'ah(wanita yang minta thalaq dari suaminya dengan imbalan)
  • Thalaq wanita kecil yang belum pernah mengalami haid
  • Thalaq wanita yang menopause
  • Thalaq wanita hamil
Adapun hukumnya adalah mubah(tidak haram)

Thalaq Raj'i, adalah thalaq yang boleh ruju' setelahnya, yaitu jika menthalaq istri dengan thalaq satu atau thalaq dua tanpa imbalan. Dan perlu diketahui bahwa laki-laki mempunyai 3 hak thalaq, jika dia thalaq satu maka tinggallah dua hak thalaqnya dan begitu juga seterusnya.

Thalaq Bain, terbagi menjadi 2(dua) bagian :
  1. Bainunat Shughro, menthalak istri yang belum disetubuhi, dan juga menthalaq istri yang sudah disetubuhi tetai dengan khulu' (cerai dalam imbalan). Hukum dari thalak Bainunat Shughro ini adalah boleh bagi suaminya kembali lagi kepadanya akan tetapi dengan aqad nikah baru, mahar baru, dan dia kembali dengan suaminya dengan sisa thalaq suaminya, jika sisanya dua maka suaminya punya hak thalaq atas istrinya tinggal dua dan begitu seterusnya.
  2. Bainanut Kubro, yang dimaksudkan adalah menthalaq istri dengan tiga kali thalaq. baik dengan imbalan ataupun tidak. Hukumnya Tidak boleh bagi suami kembali kepada istrinya tersebut kecuali jika memenuhi 5(lima) syarat ini :
  • menunggu selesai masa iddahnya
  • adanya muhallil, yaitu harus kawin dengan pria lain terlebih dahulu
  • Muhallil itu harus menyetubuhinya walaupun hanya sekali, bukan hanya aqad nikahnya saja.
  • Dia telah dithalaq bain oleh muhallil(suaminya yang kedua)
  • selesai iddahnya dari suami kedua.
Thalaq Ta'liq
yang dimaksudkan adalah menggantungkan thalaq istrinya kepada sesuatu. misalnya : "Jika kamu keluar rumah, maka kamu aku thalaq". hukumnya adalah, jika sesuatu yang digantungkan kepadanya terjadi, maka jatuhlah thalaq atasnya.
Dan tidak akan batal ta'liq thalaq tersebut seumur hidup, kapan dia mengerjakannya maka jatuhlah thalaqnya, dan tidak ada jalan keluarnya kecuali dengan thalaq khulu' lalu kembalilah kepadanya dengan aqd nikah baru, maka batallah ta'liq tersebut.

Thalaq Khulu' (Thalaq dengan imbalan)
thalaq dengan imbalan harta untuk suami, baik dari istri ataupun dari orang lain, misalnya seorang istri nerkata kepada suaminya, "Kamu thalaq aku dan aku beri imbalan berupa mobil". Maka jika disetujui oleh suami, hukumnya jatuhkan thalaq nainunat sughro yang boleh di ruju' setelahnya dengan menikah aqad baru.
Adapun hukum thalaq khulu' ini adalah makruh, kecuali dalam dua hal:
  • Jika kedua suami dan istri tersebut merasa takut tidak dapat melaksanakan hak-hak suami istri, sebagaimana firman AllahSWT, yang artimya : "Jika kamu khawatir bahwa keduanya(suami-istri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa ay=tas keduanya tentang bayaranyang diberikan olehistri untuk menebus dirinya" (Q.S. Al Baqarah : 229)
  • Jika sang suami menggantungkan thalaq istrinya dengan thalaq tiga kepada sesuatu, yang mana sesuatu itu adalah sesuatu yang harus dilakukan dan tidak mau menceraikan istrinya atau menyesali thalaq ta'liqnya, misalnya jika kamu keluar thalaq tiga, maka jalan keluarnya adalah dengan thalaq khulu', sehingga dia keluar dari ta'liqnya, dan boleh bagi istrinya melakukan sesuatu yang digantungkan itu setelah aqad nikah baru.
dari macam-macam Thalaq diatas dapat kiranya menambah pengetahuan dan bermanfaat
Enter your email address to get update from LOTEK.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

nyantey aja ya

Copyright © 2009 - LOTEK | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger