logo blog

Nafkah Istri

Nafkah Istri ini adalah sebagai lanjutan setelah hukum Radla' sesuai dengan yang tertulis dalam hukum-hukum yang berhubungan dengan wanita, adalah dari nafkah istri yaitu tanggungan suami, akan tetapi kewajiban nafkah istri setelah tamkin yaitu istri yang telah menyerahkan dirinya kepada suaminya untuk disetubuhi, baik dengan perkataan seperti, "Aku siap melayani kamu". atau dengan perlakuannya seperti membiarkan dirinya disentuh suaminya.

Kadar banyaknya nafkah
Kadar banyak sedikitnya nafkah seorang istri tergantung pada ekonomi suami yang dapat diperinci sebagai berikut :
  1. Suamai yang muwsir (kaya) pemasukannya lebih banyak dari pengeluaran, maka wajib atasnya memberi nafkah kepada istrinya sebanyak 2 mud(1 1/4 kg) dari beras begitu pula lauknya.
  2. Suami yang mu'sir(miskin) yang pengeluarannya lebih banyak dari pemasukannya, maka wajib dia memberi nafkah sebanyak 1 mud (6,25 ons)dari beras berikut lauknya.
  3. Suami yang mutawassith (sederhana) adalah yang pengeluaran dan pemasukannya sama, maka wajib bagi dia memberi nafkah istrinya sebanyak 1 1/2 mud (9,73 ons) dari beras beserta lauknya.
    Nafkah Istri
Nafkah-nafkah yang Wajib untuk Istri
  1. Beras
  2. Lauk pauk (tergantung pada kemampuan suami)
  3. Daging
  4. Sandang
  5. Kursi dan tempat duduk
  6. Ranjang dan kasurnya
  7. Selimut
  8. Alat-alat makanan dan minum
  9. Alat-alat masak
  10. Alat-alat kecantikan
  11. Papan(rumah)
  12. Pembantu, jika mampu
nafkah istri itu wajib setiap hari ketika terbitnya fazar shadiq. Dan jika suami tidak mampu, jika istrinya dapat bersabar, maka menjadi hutang mereka berdua, tapi jika tidak bersabar, maka diperbolehkan untuk melakukan fasakh.

Enter your email address to get update from LOTEK.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

nyantey aja ya

Copyright © 2009 - LOTEK | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger