logo blog

Pemahaman Masyarakat pada KDRT

Untuk dapat memahami lebih mendalam mengenai apa dan bagaimana Pemahaman Masyarakat pada KDRT simaklah penjelasan di bawah ini, tetapi sebelumnya akan lebih baik jika membaca terlebih dahulu tentang Visi dan Misi serta hal-hal yang terkait secara mendetail tentang mengapa, kenapa dan bagaimana sesungguhnya dapat terjadi KDRT. serta Lembaga apa yang diberi kewenangan untuk melaksanakan Perlindungan perempuan dan Anak terhadap KDRT. Setelah memahami lebih mendetail, maka mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai seberapa pentingnya,
Pemahaman Masyarakat pada KDRT
  1. Masyarakat masih manganggap jika KDRT merupakan urusan masing-masing keluarga
  2. Masyarakat masih merasa malu melaporkan KDRTkepada aparat penegag hukum,
  3. KDRT dianggap hal yang biasa dalamrumah tangga,
  4. Pemahaman tentang ajaran Agama yang kurang tepat,
  5. Perempuan korban KDRT secara ekonomi sangat tergantung pada suami,
  6. Tingkat pemahaman UU No. 23Tahun 2003 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga perlu di tingkatkan.
Kondisi Obyektif Perempuan
  1. Budaya Patriakhi yang kuat,
  2. Pendidikan rendah,
  3. Marginalisasi dan subordinasi perempuan,
  4. Diskriminasi peran dan tugas ganda,
  5. Ketergantungan ekonomi terhadap suami
Komitmen Pemerintah dan Masyarakat
Untuk menghapus kekerasan dalam Rumah Tangga, maka Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan kekerasan dalam Rumah Tangga. Kebijakan Zero Toleransi yaitu,kebijakan yang tidak memberikan peluang kekerasan sekecil apapun, sehingga keamanan dan kesetaraan perempuan merupakan prioritas.

Langkah-langkah Penghapusan KDRT
  1. Membangun kesadaran bahwa persoalan KDRT adalah persoalan sosial, bukan individu;
  2. Mendorong para korban untuk berani mempersoalkan kasus/penderita tidak saja pada keluarga/kerabat, tetapi juga pada aparat maupun lembaga yang mendampingi para korban;
  3. Menyediakan ruang pelayanan khusus KDRT di kantor Kepolisian;
  4. Menyediakan aparat, tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan pembimbing rohani;
  5. Menyediakan dan mengembangkan sistem dan mekanisme kerjasama program pelayanan yang melibatkan pihak yang mudah diakses oleh korban;
  6. Memberikan perlindungan abgi pendamping, saksi, keluarga, dan teman korban;
  7. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihansensitif gender, dan su kekerasan dalamRumah Tanggaserta menetapkan standar dan akreditasi pelayanan yang sensitif gender..
Daftar Alamat yang dapat dihubungi jika mengetahui ada KDRT dilingkungan terdekat Anda:
  1. Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan korban KDRT Prov. Jawa Barat, Jl. Soekarno - HattaNo. 458 Telp. (022)7513580
  2. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polda Jabar, jalan Soekarna - Hatta Bandung Telp. (022) 7800020
  3. P2TP2A Jawa barat, Jl. RE. Martadinata No. 2 Bandung Telp. (022) 73590482
  4. Jika jauh dari ketiga alamat tersebut diatas, dipersilahkan untuk menghubungi salah satunya dan bertanya ke-alamat mana yang dapat membantu atas pelaporan Anda yang terdekat dengan lokasi Anda.
Enter your email address to get update from LOTEK.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

KDRT karena kurangnya harmonis dalam hubungan keluarga ya mang... kebanyakan pada malu untuk melaporkan. karena katanya itu aib...

Balas

nyantey aja ya

Copyright © 2009 - LOTEK | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger