logo blog

Sumur Resapan-Konstruksi dan Tujuannya

Membangunan Sumur Resapan adalah rekayasa teknik konservasi air berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga sama dengan sumur gali dengan kedalaman tertentu yang berfungsi sebagai tempat penampungan air dan meresapkannya kedalam tanah. Hal tersebut sebagai upaya yang dilakukan dalam rangka pengendalian Erosi dan Sedimentasi, yang salah satunya diupayakan oleh Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN), Sosialisasikan pembuatan Sumur Resapan yang diterapkan dengan pola teknologi konservasi tanah dengan kategori vegetatif dan struktural yang ramah lingkungan dan dapat diterima masyarakat umum karena menggunakan bahan baku alami terdapat di lingkungannya masing-masing dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan, sehingga diharapkan masyarakat dapat mengembangkan dan mengadopsi teknologi ini dengan cara swadaya dan swadana.
Sumur Resapan-Konstruksi dan Tujuannya
  • Meresapkan air hujan kedalam tanah
  • Mengurangi air limpasan, sehingga drainase akan dapat dikurangi
  • Mencegah adanya genangan air
  • Mengurangi aliran permukaan dan meningkatkan air tanah sebagai upaya untuk mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi setiap komponen sistem Daerah Air Sungai sesuai dengan kapasitasnya,
  • Mempertahankan muka air tanah agar tidak semakin menurun
  • Mengurangi instrusi air laut
  • Mencegah amblasan tanah akibat pengambilan air tanah yang berlebihan oleh pabrik-pabrik
  • Mengurangi konsentrasi pencemaran air.
  1. Sumur resapan tanpa pasangan di dinding sumur, dasar sumur tidak diisi batu belah maupun ijuk
  2. Sumur resapan air tanpa pasangan di idnding sumur, dasar sumur diisi batu belah dan ijuk
  3. Sumur resapan air dengan susunan batu bata, dasar sumur tidak diisi batu belah dan ijuk
  4. Sumur resapan air dengan susunan batu bata, dasar sumur diisi batu belah dan ijuk
  5. Sumur resapan menggunakan blawong (batu cadas yang dibentuk secara khusus untuk dinding sumur)
  6. Bentuk sumur resapan berpenampang empat persegi panjang atau silinder
Bangunan sumur resapan harus berada pada lokasi kemiringan kurang dari 25 persen dengan formasi batuan atau tanah yang harus mampu meloloskan air(permeable) serta kondisi permukan lahan telah menjadi kedap air dengan jarak antar bangunan sumur resapan dengan septictang minimal 5 meter sedangkanjarak antara sumur resapan minimal 2 meter.
Sasaran lokasi pembangunan sumur resapan yang paling cocok dan sangat disarankan adalah pada daerah kawasan budidaya, permukiman, pertokoan, industri, dan di tempat umum liannya.

Enter your email address to get update from LOTEK.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2009 - LOTEK | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger